• 08123456789
  • info@official.com
Roster Terakota Minimalis

Roster Terakota: Roster Artistik yang Banyak Diminati

Roster arsitektur awalnya dikenal sebagai bahan bangunan yang digunakan untuk tempat keluar masuknya udara dalam suatu ruangan. Dulu roster digunakan pada rumah – rumah di daerah yang memiliki iklim tropis dan dipasang pada pintu atau jendela sebagai upaya pemaksimalan sirkulasi udara. Bentuknya bisa berupa persegi, persegi panjang, segi lima, segi enam dan sebagainya. Intinya bentuk roster jaman dulu masih yang kaku dan belum banyak dimodifikasi. Saat ini, roster diminati dan dijual di berbagai daerah seperti roster beton sidoarjo, roster beton tangerang, roster beton yogyakarta.

Namun sekarang ini roster sudah mengalami suatu perubahan baik dari fungsi dan bahan yang digunakan. Untuk fungsinya sendiri, sekarang roster sudah dapat digunakan untuk mempercantik rumah sebagai pengganti pagar, sekat satu ruangan dengan ruangan lain ataupun digunakan sebagai dinding. Roster yang dikembangkan dengan bahan alam sangat menarik karena dapat digunakan untuk membuat rumah terlihat indah dan sesuai dengan tema yang diangkat pada desain rumah. Penggunaan roster minimalis pada bangunan sudah menjadi tren yang diikuti oleh banyak orang saat ini. Biasanya pemilihan roster pada rumah didasarkan pada fungsinya untuk apa yang kemudian disesuaikan dengan bahan yang digunakan baru dapat dipilih desain yang sesuai dengan tema dan style bangunan. Roster juga ada yang memiliki fungsi khusus sebagai penghalang percikan air hujan tidak masuk kedalam bangunan. Roster anti hujan ini biasanya dipasang pada bangunan besar seperti pabrik dan gudang. Roster tersebut dikenal dengan nama roster jalusi atau roster nako yang berbentuk seperti ventilasi pada umumnya namun memiliki sirip dengan kemiringan tertentu. Material yang digunakan untuk roster jalusi adalah bahan beton atau dikenal sebagai roster beton unik.

Bahan yang digunakan bervariasi dari beton, keramik, besi, kuningan, GRC, tanah liat, batako dan semen serta pasir yang dipadatkan. Roster yang dibuat dari bahan alam juga ada seperti roster terakota, roster kayu, roster bata dan roster batu alam. Masing – masing bahan memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Roster yang paling kuat dan bagus kalau dilihat dari segi ketahanannya adalah yang terbuat dari batako. Namun roster jenis ini tampilannya kurang diminati karena tidak menarik warnanya. Jika fungsi utama roster adalah untuk membuat ruangan bertambah indah maka roster yang sering digunakan adalah yang jenis bahan tanah liat. Roster jenis tanah liat atau roster terakota memiliki warna merah yang menarik, apalagi jika desain yang digunakan bagus dan sesuai dengan kebutuhan maka roster tanah liat adalah pemanis ruangan yang patut untuk dicoba. Meskipun terlihat cantik, roster tanah liat kurang begitu kuat, tidak sekuat roster beton dan batako. Harganyapun lumayan lebih tinggi daripada roster lainnya. Sehingga jika ingin menggunakan roster tanah liat harus memperhitungkan dana yang dikeluarkan. 

Penggunaan roster untuk keperluan lain seperti dinding dan sekat bangunan tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena fungsi dasar roster adalah sebagai alat sirkulasi udara, maka ruangan yang menggunakan roster akan terasa lebih sejuk daripada dinding normal yang lainnya. Hal ini dikarenakan udara yang masuk dan keluar dikelola dengan baik oleh roster. Lubang – lubang pada desain roster juga membuat cahaya matahari dapat memasuki ruangan dengan maksimal sehingga tidak perlu lagi menggunakan lampu jika siang hari. Motif yang beraneka ragam pada roster yang mana sebagian besar memiliki sentuhan ornamen seni maka dapat membuat daya tarik tersendiri pada bangunan dan menambah unsur dekorasi. Keuntungannya adalah pemilik bangunan tidak perlu lagi mempercantik dengan tambahan dekorasi atau furniture lain, karena dengan roster bermotif ini saja, bangunan sudah terlihat cantik. Selain itu, penggunaan roster ini fleksibel, artinya roster ini dapat diaplikasikan pada jenis bangunan apapun mulai dari bangunan seperti kantor, gedung pertemuan sampai rumah ibadah dan bangunan untuk tempat tinggal.
Roster yang digunakan dalam bidang arsitektur sekarang memiliki beragam desain. Kalau dulu hanya berbentuk segi – segi yang biasa sekarang sudah dapat dibuat bentuk bulat, motif bunga, motif segitiga yang dicampur dengan segilima dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Saat ini roster juga dipilih berdasarkan nilai estetika yang dimiliki dari desain motifnya terutama untuk roster terakota. Semakin menarik motif pada roster maka akan semakin mahal harganya. Bentuk secara umum roster memiliki ukuran sekitar 20 cm x 20 cm dengan berat sekitar 4,5 kg. Ukuran dan berta ini adalah standar dari roster yang digunakan untuk sekat atau dinding. Meskipun dengan berat 4,5 kg, roster masih dapat dengan mudah ditata dan ditumpuk satu sama lain. Cara pemasangan roster sendiri adalah dengan ditumpuk sampai batas tinggi yang diinginkan. Untuk pemasangannya sendiri, tentu harus dilakukan oleh orang yang ahli memasang karena harus disusun sedemikian rupa agar aman dan menarik. Antar satu roster dengan roster yang lain digunakan suatu perekat yaitu semen untuk mencegah dari goyah atau bergeser. Untuk beberapa jenis roster juga membutuhkan tambahan penguat seperti pelat besi dengan tebal 4 mm yang kemudian dipasangi sekrup dan diletakkan di bagian atas roster. Hal ini difungsikan agar tumpukan roster terlihat kokoh dan menyatu serta tidak mudah roboh jika tersenggol atau terdorong oleh sesuatu yang kuat. Hal ini juga dilakukan karena konstruksi roster tidak menggunakan tiang atau balok penyangga. Bagian bawah roster hanya bertumpu pada sloof yang ada ada pondasi rumah yang terletak di dalam tanah. Beban roster yang dipasang sepenuhnya tertumpu dan berpusat pada sloof.

Untuk kekurangannya sendiri, roster dengan bentuk yang berlubang menjadikan ruangan kekurangan penjagaan privasi kepada orang yang berada di dalamnya. Sehingga sebaiknya ruangan yang dipasang dengan dinding roster adalah ruangan yang dapat diakses atau digunakan oleh banyak orang. Masuknya cahaya matahari kedalam ruangan memang memberikan keuntungan tersendiri, namun harus juga diperhitungkan intensitas cahaya yang masuk.Jika roster terlalu banyak memiliki sela yang bolong – bolong, maka akan semakin banyak cahaya matahari yang masuk ke ruangan. Jika tidak dikelola dengan baik penempatan rosternya, maka bisa jadi ruangan akan menjadi lebih panas dan terik oleh sinar matahari. Hal ini tentu mengganggu penghuni yang ada didalamnya. Selain itu, pada dasarnya roster memang bukan dinding, jadi kekuatan yang dimiliki tidak sebesar dinding pada umumnya. Sebaiknya roster tidak digunakan pada dinding utama karena roster kurang begitu kuat menahan segala beban. Dari segi pemasangan, roster harus dipasang dengan sangat hati – hati karena jika tidak dapat berakibat pada roboh dan mencelakakan penghuni rumah. Yang harus juga diperhatikan adalah debu yang nantinya akan masuk melalui lubang roster. Dengan banyaknya lubang, maka debu juga akan dengan mudah memasuki bangunan jika terbawa oleh angin. 

Breeze Block Manufacturer | Ventilation Blocks Exporter | Breeze Block Building Materials © 2020 All rights reserved | Built by CLONING SYSTEM

Chat on Whatsapp
Powered by Blogger.